/> Menulis Tiga Alinea

Menulis Tiga Alinea


Saya yakin setiap orang pasti ingin menulis akan tetapi sering kali merasa tidak bisa menulis, tidak tau cara menulis, atau tidak tau mau dimulai darimana menulis, atau alasan lain karena kesibukan. Sewaktu kita duduk dibangku Sekolah Dasar sering sekali dipelajaran Bahasa Indonesia guru memberi tugas mengarang bebas minimal tiga alinea atau  tiga paragrap. Kuliah Online Writing AISEI hari ini tanggal 17 Mei 2020, pukul  16.00  sd 17.30 WIB mengangkat tema Menulis Tiga Alinea ala Omjay. Mengapa minimal tiga alinea? mengapa tidak satu atau dua alinea saja berikut penjelasannya.
Berlatih menulis alinea/paragrap sangatlah penting bagi anda yang ingin menulis dengan benar. Alinea/paragraph membantu memecah teks panjang sehingga isinya lebih mudah dicerna oleh pembaca.Kehadiran alinea/paragraph membimbing pembaca menyelami argumen anda dengan memfokuskan perhatian pada satu gagasan utama dan tujuan. Didalam menulis kita ketahui ada namanya kalimat pembuka yaitu kalimat pendahuluan yang terletak di alinea pertama,  ada kalimat utama  yaitu kalimat inti yang terletak di alinea kedua, ada kalimat penutup yaitu kalimat kesimpulan yang terletak di alinea ketiga. Nah itulah sebabnya mengapa kita harus menulis minimal tiga alinea, karena unsur menulis itu terdiri dari tiga yaitu pembuka, utama/inti dan penutup.
Agar tulisan yang kita buat memenuhi semua unsur itu ada 3 hal yang perlu diperhatikan  :
1.   Buatlah kalimat pembuka semenarik mungkin, apabila kalimat pembuka sudah mencuri perhatian pembaca , maka pembaca pasti akan melanjutkan membaca ke alinea berikutnya.
2.      Buatlah isi dengan 5W + 1 H
a.       What (Apa) tema apa yang kita tulis
b.      When (Kapan) kapan kejadian / kegiatan itu berlangsung Sebagai contoh : Hari ini tanggal 17 Mei 2020 telah dilaksanakan pelatihan Menulis AISEI lewat media Zoom.
c.       Where ( dimana)  kegiatan itu berlangsung
d.      Why (Mengapa) kegiatan itu bisa berlangsung
e.       Who (Siapa) siapa Subyek dan objeknya
f.       How (bagaimana) proses kegiatan itu berlangsung

3.      Buatlah kalimat penutup yang memikat dari kata – kata kita sendiri bukan dari  kata –kata yang berasal dari nara sumber sehingga tulisan yang kita buat akan semakin hidup dan enak untuk dibaca.
Itulah hal-hal yang harus kita perhatikan dalam Menulis Tiga Alinea, jika kita sudah mengikuti aturan yang sudah ditentukan walaupun hanya tiga alinea akan tetapi sudah bisa membuat pembaca mengerti. Demikianlah tips Menulis Tiga Alinea ala Omjay  yang singkat ini semoga bermanfaat dan selamat mencoba jangan pernah berhenti menulis, menulislah setiap hari walaupun sesibuk apapun dimulai dengan membiasakan menulis tiga alinea.



Malam ke-25 bulan suci Ramdahan 1441 Hijriah
(Writing Online AISEI by : Rita Wati)








Posting Komentar

2 Komentar