/> Mengabadikan Kegiatan di Blog

Mengabadikan Kegiatan di Blog


S
ore ini Minggu, 2 Agustus 2020 kembali lagi  kegiatan AISEI writing Club sesi ke-7 diadakan.Tanpa terasa sudah memasuki bulan keempat dalam acara pelatihan menulis bersama AISEI writing club dengan pembicara Bpk. Dedi Dwitagama,M.Si (Om Jay’s friend). Berprofesi sebagai Guru, Blogger , Trainner dan Motivator. Tema pada pertemuan ini adalah Mendokumentasikan Kegiatan Melalui Blog.

“Semua bisa menjadi guru tapi tidak semua bisa menjadi pendidik”

     Baca juga


Om Jay belajar ngeblog dari Pak Dedi Dwitagama, sedangkan Pak Dedi Dwitagama belajar dari adiknya Pak. Agus Sampurno. Beliau ngeblog mulai tahun 2005 dari ngeblog berbagai prestasi dan reward  ia peroleh.
            Blog adalah diary digital. Kalau meja kerja anda masih banyak koreksian tugas anak-anak jika hanya dalam bentuk lembaran setelah anda koreksi maka lembaran tugas itu tidak memiliki makna. Tapi bagaimana jika tugas tersebut dalam bentuk digital, setelah puluhan tahun tugas itu masih bisa dibaca maka akan menjadi nilai historis sendiri bagi siswa Anda.
            Awal ngeblog Pak Dedi belum fokus dengan blognya isinya masih campur sari. Setelah dua tahun beliau mulai memilah-milah tulisan mereka. Bahagianya menjadi blogger bagi pak Dedi ia telah berhasil memberi materi 128 forum dimana setiap bulan 10 forum dan hasilmya ia bisa membeli mobil cash di atas Avanza. Bayaran terendahnya Rp.15.000.000,- dan termahal 2 M (Makasih Mas). Even keliling nusantara dan berbagai negara. Itu semua berkat blog.

            Beratnya dalam blog itu adalah menjaga konsistensi. Jika Anda tidak terbiasa satu bulan sekali saja berat. Tapi jika Anda sudah terbiasa dalam menulis dalam waktu sela-sela sambil menunggu anak  Anda bisa menulis. Maka Anda tinggal menunggu kejutannya seperti pak Dedi sering diundang karena tulisannya yang sering ditemukan lewat blog.

Rangkuman Sesi Tanya Jawab

1.       Kita harus berempati dalam masa pademi. Buku pedoman tentang PJJ belum ada karena pandemic ini datang secara tiba-tiba. Dan ini bisa menjadi tantangan bagi peserta AISEI untuk menulis pedoman PJJ untuk siswa.
2.    Cara menulis di Blog kompasiana syaratnya punya email –> setelah itu daftar –>menerima aktivasi lewat email-> lengkapi data termasuk KTP. Kelebihan di blog kompasiana akan tahu jika kita mengcopy-paste kompasiana akan tahu dan tulisan kita akan terhapus.
3.   Ketika kita menulis blog baiknya seperti apa? Apakah harus fokus sesuai tema atau campur. Semua memiliki plus dan minus. Jika Bpk/ibu ingin menulis perfokus berarti Bpk/ibu memiliki banyak blog sesuai tema.  Jika Bpk/ibu hanya focus dengan satu blog isinya beraneka tinggal di beri menu untuk memilahnya.
4.    Jika Anda buntu didalam menulis jangan dipaksa untuk menulis tapi bukalah blog orang lain atau perhatikan apa saja yang kita lihat maka secara tidak sengaja Anda akan menemukan ide seperti contoh di foto profil kita sendiri. Dalam foto profil kita misalkan kita berfoto di sawah, menggunakan topi, memegang HP. Hal itu bisa jadi banyak cerita.
5. Jika Anda menulis jangan memikirkan bahasa, jika Anda bisa berbahasa daerah tulislah dengan bahasa daerah. Seperti contoh Raditya Dika dulu ia memiliki blog kambing jantan. Terdengar aneh tapi dari tulisan anehnya itu ia menjadi terkenal.
6.  Jika kita tidak menulis blog, tinggal mengajak siswa untuk menulis tapi hastag dengan nama kita.
7.  Blog Anda adalah ruangan Anda, majalah Anda mau diisi apa saja orang lain juga tidak perduli. Tapi  kembali lagi kediri sendiri jika ingin berbagi maka rajin-rajinlah menulis.
8.   Mengatur menu di dashboard pada worpress
9. Kelemahan blog berbayar jika tidak diperpanjang maka nama domainnya bisa dipakai oleh orang lain.
10. Jangan mengajak orang untuk ngeblog tapi jika orang yang datang maka ngajarlah.
    Demikianlah materi tentang mendokumentasikan kegiatan semua di blog. Materi yang sangat memotivasi terkhusus bagi saya pribadi karena dari ngeblog pak Dedi bisa berkeliling nusantara dan dunia dan mendapatkan bayaran yang lebih dari profesinya sebagai guru semua itu berkat ngeblog. Semoga tulisan ini bisa memberikan motivasi bagi pembaca terkhusus  pendidik  untuk terus semangat menulis terutama menulis di blog. Setelah memiliki blog  hal yang terpenting adalah konsisten dalam menulis.
Silahkan Klik Tautan Ini Untuk Mendapatkan Materi Lengkap AISEI Pertemuan ke-7

            Salam konsisten menulis di blog
Peresume Rita Wati

             AISEI Writing Club #7


Posting Komentar

6 Komentar