Tak Selamanya Diam Itu Emas

 

TAK SELAMANYA DIAM ITU EMAS

Orang lain tidak akan pernah tahu atas kemampuanmu jika kamu hanya diam.

-Rita Wati-

 

T

iara kecil sangatlah pendiam, sangking pendiamnya, jarang sekali ia berbicara. Begitu juga pada saat sekolah. Akan tetapi pendiamnya Tiara pendiam aktif, iya sangat memperhatikan semua penjelasan dari guru. Apa yang dijelaskan oleh gurunya alhamdulillah bisa dimengerti olehnya. 

    Akan tetapi tak selamanya diam itu emas. Sering sekali gurunya memberikan pertanyaan dengan imbalan hadiah seperti: bisa istirahat duluan, tambahan nilai bahkan dijamin menjadi juara kelas.

    “Anak-anak siapa yang bisa menjawab pertanyaan berikut ini. Jika ruangan kelas ini memiliki panjang 7m dan lebar 8 meter berapakah luas ruangan kelas kita?”         Wali kelas Tiara memberi pertanyaan.

pixabay.com


    Seketika keadaan kelas  menjadi hening, begitu juga Tiara hanya diam. Padahal dalam hatinya sudah memiliki jawaban tapi ia tidak berani untuk menjawabnya. Apalagi soal tersebut termasuk soal yang mudah.

    “Ayo siapa yang bisa menjawab, ibu akan memberi hadiah bisa pulang terlebih           dahulu.”

    Teman-teman Tiara belum ada yang menjawab, mungkin saja semua sudah memiliki jawaban akan tetapi tidak berani untuk disampaikan atau memang tidak ada yang tahu? yang pasti saat itu Tiara hanya menjawab dalam hatinya.

    “Siapa yang bisa menjawab, ibu akan menambahkan nilai kalian di rapor.”

    “56m bu,” jawab Sinta.

    “Iya, betul, kamu pintar Sinta, ibu akan memberikan nilai Matematika yang besar     untukmu.”

    Seketika Tiara menyesal mengapa dia tidak berani menjawab soal yang diberikan oleh gurunya, padahal ia tahu jawabannya. Penyesalannya pun kian menjadi karena yang menjawab pertanyaannya adalah teman yang ia tahu kemampuannya masih dibawahnya akan tetapi karena kepedean dan keberaniannya sehingga Sinta terlihat jauh lebih unggul darinya.

 Sobat saya yakin hampir sebagian besar dari kita ketika sekolah mengalami hal yang sama seperti Tiara. Memiliki kemampuan tapi tidak memiliki kepercayaan diri. Tidak berani mencoba dan takut salah dan hanya memilih diam saja. Pada akhirnya kesempatan emas tersebut menjadi milik orang lain.

Menyesal kemudian tiadalah berguna.

 

Yuk stop diam jika kalian memiliki kemampuan. Action lah jangan dipendam

Karena orang lain tidak akan pernah tahu atas kemampuanmu jika kamu hanya diam.

 

Posting Komentar

10 Komentar

  1. Setuju banget, mulai sekarang tunjukanlah kemampuan diri kita

    BalasHapus
  2. terima kasih banyak bu Rita, tulisannya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  3. Sependapat dan sepaham.... super

    BalasHapus
  4. Menggali potensi siswa untuk bertanyaa

    BalasHapus
  5. Keren bu, salam kenal. Mampirlah di blog saya : rerdinando.wordpress.com
    Mohon kritik dan sarannya
    Terima kasih

    BalasHapus